Apa yang Terjadi Jika Petani Tidak Ada?

Pangan merupakan kebutuhan pokok semua orang untuk dapat bertahan hidup. Untuk itu ketahanan pangan bagi setiap orang merupakan hak dasar yang harus dipenuhi. Maka tidak salah jika isu ini menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Petani, tentunya dalam hal ini menjadi garda terdepan bagi pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan. Lalu apa jadinya jika tidak ada petani?

Ini menjadi masalah yang sangat besar bagi suatu negara jika hanya lahan pertanian yang semakin terkikis. Apalagi banyak petani yang masih berada di garis kemiskinan meski menjadi garda terdepan dalam pemenuhan ketahanan pangan dalam negeri. Belum lagi, banyak petani yang beralih profesi untuk meningkatkan taraf hidup.

Jika ini terus menjadi kelalaian pemerintah, tentu akan menjadi masalah yang tak kunjung usai dalam masalah pangan. Tidak hanya di dunia, bahkan di Indonesia sendiri, kebutuhan pangan dalam negeri tidak sebanding dengan pertambahan jumlah penduduk. Jadi, bisa dibayangkan kalau tidak ada petani? Apa yang kamu pikir akan terjadi?

  1. Tidak ada pasar tradisional

Dalam memasarkan hasil pertanian, petani biasanya mengandalkan pasar tradisional untuk menjangkau konsumen secara luas. Dengan absennya petani sebagai produsen pangan, tentunya tidak akan ada pasar atau tempat tradisional yang menjual sembako masyarakat.

  1. Harga pangan lebih mahal dari emas

Tidak ada petani, tidak ada makanan. Artinya terjadi ketimpangan antara kebutuhan akan ketersediaan pangan, maka akan menyebabkan kekurangan pangan dan menjadi mahal. Bahkan bisa jadi harga pangan malah akan mengalahkan harga emas.

(Baca juga: Apa yang terjadi jika media sosial tidak ada?)

  1. Andalkan Impor Pangan

Sebagai garda terdepan dalam peningkatan kebutuhan pangan, petani adalah pahlawan bagi pemerintah. Jika tidak ada petani, pemerintah dipastikan terjerumus ke impor pangan untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya.

  1. Ketimpangan Ekonomi

Ketika produksi pangan nasional mengalami kendala, dengan sendirinya pemerintah akan mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. Bisa dibayangkan jika tidak ada petani dan tentunya tidak ada produksi pangan dan pemerintah akan tenggelam dalam genangan impor. Akibatnya nilai impor akan lebih besar dari ekspor dan akan terjadi ketimpangan ekonomi serta beban utang negara semakin meningkat.

  1. Kekacauan atau Chaos

Sebagai prinsip manusia, kebutuhan akan makanan menjadi sesuatu yang sulit dihindari. tanggung jawab pemerintah untuk memenuhi hak atas pangan rakyat. Jika tidak ada petani dan pemerintah tidak mampu memenuhinya pasti akan terjadi kekacauan atau kekacauan tak berujung.

Masih banyak hal lain yang mungkin terjadi jika para petani tidak ada. Keberadaan seorang petani sangat besar pengaruhnya bagi kelangsungan hidup masyarakat dan juga bagi pemerintahan di berbagai belahan dunia. Sangat disayangkan hingga saat ini para petani masih berada di bawah garis kemiskinan dan berada pada kasta terbawah, hal ini tidak sebanding dengan dampaknya.

Postingan Apa Yang Terjadi Jika Petani Tidak Ada? muncul pertama kali di Smart Class.