Berkenalan dengan 10 Mata Uang Paling Mahal di Dunia

Selain sebagai sumber kebanggaan, mata uang juga menjadi alat pembayaran atas transaksi ekonomi legal yang digunakan oleh suatu negara. Di Indonesia misalnya, Rupiah merupakan mata uang resmi dan legal yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran di dalam negeri dan sering digunakan sebagai alat tukar untuk melakukan perdagangan luar negeri.

Seperti Indonesia, negara lain di dunia juga memiliki mata uang sendiri sebagai legal tender. Nilainya pun bervariasi, dari yang paling murah hingga yang paling mahal dibandingkan dengan mata uang lain di dunia. Jadi, mata uang manakah yang merupakan nilai tukar termahal di dunia?

Dalam perdagangan mata uang spot internasional, dimana berbagai mata uang diperdagangkan, biasanya ada banyak hal yang menentukan tinggi rendahnya nilai tukar mata uang. Salah satu hal yang paling menentukan adalah perdagangan minyak bumi. Maka tidak salah jika nilai tukar mata uang negara penghasil minyak terbesar di dunia mendominasi hingga menjadi mata uang termahal di dunia. Inilah buktinya, 10 mata uang termahal di dunia sepanjang tahun 2020:

1. Dinar Kuwait (KWD)

Peringkat pertama untuk mata uang termahal di dunia ditempati oleh Dinar Kuwait dengan kode mata uang – KWD. Nilai tukar terhadap dolar AS hingga 3,24 USD per 1 KWD. Sedangkan terhadap Rupiah sendiri, nilainya mencapai harga yang fantastis yaitu Rp 47.611,98 per 1 KWD. Tingginya nilai tukar Dinar Kuwait disebabkan oleh nilai ekspor minyak bumi yang signifikan di pasar global. Maka tidak salah jika Kuwait dianggap sebagai negara terkaya di dunia, di mana lebih dari 80 persen pendapatan negaranya berasal dari industri perminyakan.

2. Dinar Bahraini (BHD)

Mata uang termahal kedua di dunia adalah Dinar Bahrain dengan kode mata uang BHD. Dinar Bahrain memiliki perbedaan nilai tukar yang cukup mahal dengan nilai tukar dolar AS, yaitu hingga 2,66 USD per 1 BHD. Dengan Rupiah saja, nilai tukarnya cukup fantastis, mencapai Rp 39.122,05 per 1 BHD. Lagi-lagi negara penghasil minyak terbesar itu memiliki nilai mata uang yang stabil dan juga dinilai tinggi dibandingkan dengan nilai tukar negara lain di dunia.

3. Riyal Oman (OMR)

Omand Riyal dengan kode mata uang – OMR – adalah mata uang termahal ketiga di dunia. Selain sebagai negara penghasil minyak terbesar di dunia, salah satu negara di jazirah Arab juga didukung oleh letak yang strategis dan merupakan jalur sutra untuk perdagangan dunia. Tidak salah Oman memiliki perekonomian yang berkembang pesat dan masyarakatnya memiliki taraf hidup yang sangat baik. Itulah yang menjadikan nilai tukar Riyal Omani salah satu mata uang termahal di dunia. Bayangkan saja, 1 OMR bisa mencapai 2,60 USD dan jika dikonversikan menjadi Rp 38.257,20.

4. Dinar Yordania (JOD)

Lagi-lagi negara-negara di jazirah Arab kembali mendominasi nilai tukar mata uang dunia dengan harga selangit. Mata uang Dinar Yordania dengan kode JOD, perdagangan mata uang spot per 1 JOD bisa mencapai 1,41 USD. Sedangkan pada nilai tukar Rupiah nilainya mencapai Rp 20.747,43. Hal yang menarik adalah bahwa Yordania, tidak seperti negara Arab lainnya, merupakan produsen minyak bumi dan ekonominya tidak terlalu berkembang.

(Baca juga: 5 fakta unik dibalik uang pecahan Rp 75.000)

Namun yang pasti, nilai mata uang JOD tersebut memiliki harga yang fantastis dan berada di jajaran mata uang termahal di dunia. Per 1 JOD dihargai 1,41 US Dollar, sedangkan dalam Rupiah mencapai Rp 19.354.

5. pound Inggris ($ 1,32)

Semua orang pasti mengira bahwa British Pousterling (GBP) adalah mata uang termahal di dunia dengan harga selangit. Namun, dalam daftar perdagangan spot, ia menempati posisi kelima dan dolar menempati posisi keenam. Nilai tukar Pound Inggris per 1 GBP mencapai 1,23 USD, sedangkan dalam Rupiah adalah Rp 17.914,67.

6. Dolar Kepulauan Mayman (KYD)

Kepulauan Cayman adalah salah satu pemegang lisensi untuk ratusan bank, lindung nilai, perusahaan asuransi dunia dan merupakan salah satu surga pajak terbaik di dunia. Oleh karena itu, nilai kurs KYD tetap terjaga dengan baik dan masuk dalam 10 besar mata uang termahal di dunia. Tercatat, 1 Cayman Islands Dollar (KYD) bisa mencapai 1,22 USD dan dalam Rupiah bisa mencapai Rp 17.938,55 per 1 KYD.

7. Euro Eropa (EUR)

Nilai mata uang Uni Eropa yang dilebur menjadi euro relatif masih stabil dan terkuat di dunia. Apalagi mata uang Euro memiliki cadangan yang sangat besar yaitu lebih dari 22 persen dari cadangan dunia dan dalam bentuk Dolar menempati posisi pertama dengan lebih dari 62 persen. Mata uang resmi negara-negara Eropa ini memiliki nilai yang cukup mahal, untuk 1 EUR saja nilainya mencapai 1,10 USD, sedangkan dalam Rupiah mencapai IDR 16.030,08 per 1 EUR.

8. Franc Swiss (CHF)

Franc Swiss (CHF) adalah salah satu mata uang termahal di dunia sebagai mata uang kebanggaan negara Swiss. Selain sebagai salah satu negara terkaya di dunia, Swiss adalah negara paling stabil. Apalagi Swiss dikenal dengan sistem perbankan terbaik, dengan kerahasiaan yang sangat ketat dan ketat. Oleh karena itu, CHF memiliki nilai yang sangat mahal, dimana untuk 1 CHF bisa mencapai 1,03 USD dan jika dalam Rupiah mencapai Rp 15.144,30.

9. Dolar AS (USD)

Dominasi cadangan uang dunia yang mencapai lebih dari 62 persen membuat Dolar Amerika Serikat (USD) mampu menembus peringkat 10 besar mata uang termahal di dunia. Dimana, dengan hanya 1 USD saja saat ini bisa mencapai Rp 14.709,48. Selain itu, di berbagai negara USD membiayai alat pembayaran yang banyak digunakan untuk kegiatan ekspor dan impor.

10. Dolar Kanada (CAD)

Posisi 10 teratas dipegang oleh Dolar Kanada (CAD). Selain itu, mata uang Kanada merupakan salah satu negara yang memiliki cadangan mata uang dunia kelima di dunia. Jadi tidak salah jika CAD mampu menduduki peringkat 10 besar mata uang termahal di dunia dengan menempati posisi kesepuluh. Dimana 1 CAD dihargai 0,72 USD, dan jika ditembus menjadi Rp 10.481,85.

Posting Mengenal 10 mata uang termahal di dunia muncul pertama kali di kelas pintar.