Berkenalan dengan 5 Ilmuwan Paling Gila Dalam Sejarah

Berbagai eksperimen yang dilakukan oleh para peneliti ilmiah di masa lalu sering menemukan sesuatu yang sangat berguna bagi kehidupan manusia bahkan digunakan saat ini. atas nama sains, ada berbagai upaya yang dilakukan oleh para ilmuwan termasuk di antaranya harus bertindak "keji" kepada hewan yang menjadi objek penelitian.

Padahal, apa yang dilakukan peneliti terhadap objek penelitian, pasti berselisih dengan nuraninya sebagai manusia. Ada banyak hal gila yang dilakukan oleh para ilmuwan. Namun, harus diakui bahwa apa yang dilakukan para ilmuwan ini sangat berguna untuk pengembangan ilmu pengetahuan manusia. Seperti proses operasi, transplantasi, perawatan atau obat-obatan dan banyak lagi.

Para ilmuwan umumnya tidak hanya sekali atau dua kali dalam melakukan hal-hal gila terhadap objek penelitian, berbagai eksperimen dapat dilakukan hingga puluhan atau bahkan ratusan kali. Yang lebih gila lagi adalah penelitian para ilmuwan yang dilakukan dalam beberapa dekade. Ingin tahu? Ingin tahu siapa ilmuwan paling gila dalam sejarah? Saksikan berikut ini!

Robert J. White

Ilmuwan paling gila dalam sejarah adalah Dr. Robert J. White yang merupakan spesialis bedah dalam transplantasi otak Amerika Serikat. Dia terkenal tentang transplantasi otak, serta penemu teknik pendingin tali spiral yang saat ini digunakan oleh dunia medis di berbagai belahan dunia untuk proses bedah.

Tetapi siapa sangka, dalam upaya penelitiannya ia sering melakukan eksperimen dengan benda-benda binatang. Dalam penelitian tahun 1962, ia berhasil mengeluarkan dan mengeluarkan organ otak anjing dari tengkoraknya dalam beberapa jam sebelum mengembalikannya agar berfungsi dengan baik tanpa efek samping yang berarti.

Yang lebih ekstrem lagi, ia berhasil menggerakkan otak kedua hewan dan menukar satu sama lain dan berhasil hidup normal sebelum akhirnya terjadi komplikasi dan injeksi paksa.

Keberhasilan berbagai penelitian yang dilakukan bukan tidak mungkin berulang kali puluhan atau bahkan ratusan kali, dan itu artinya lagi ia telah menggunakan objek penelitian pada hewan yang berbeda dalam meluncurkan penelitiannya.

Vladimir Demikhov

Sosok Vladimir Demikhov juga seorang ahli medis, terutama operasi. Sebagai seorang ilmuwan, Vladimir juga sering melakukan berbagai penelitian. Salah satunya adalah dengan mencangkokkan kepala hewan dengan bertukar, yang dilakukan pada tahun 1954.

(Baca juga: Temui 4 Ilmuwan Wanita Paling Populer dalam Sejarah!)

Proses transplantasi gagal karena penolakan jaringan yang berbeda, kedua benda penelitian itu mati. Tidak berhenti di situ, ia tercatat melakukan penelitian yang sama lagi dalam periode 15 tahun dan melakukan operasi pada 19 anjing.

Giovanni Aldini

Pernahkah Anda melihat alat pacu jantung saat di rumah sakit? Tentu saja alat itu diciptakan tidak sengaja, tetapi dengan hasil penelitian dan bahkan dengan berbagai uji coba yang cukup lama untuk digunakan oleh berbagai institusi medis di seluruh dunia.

Giovanni Aldini adalah keponakan Luigi Galvani, keduanya memiliki kesempatan yang sama untuk melakukan penelitian menggunakan benda-benda yang ditenagai oleh listrik. Itu berarti keduanya masuk ke dalam ilmuwan paling gila dalam sejarah karena mereka melakukan penelitian yang cukup gila.

Sebelumnya Luigi Galvani telah melakukan percobaan pada katak dengan melakukan arus listrik. Namun hal ekstrem justru dilakukan oleh keponakannya menggunakan sisa-sisa manusia dan mengalir dengan arus listrik. Penelitiannya berhasil dan bereaksi terhadap tubuh memberikan reaksi terhadap gerakan kaki dan tangan.

Harry Harlow

Penelitian yang dilakukan oleh Harry Harlow sudah cukup untuk memanggilnya ilmuwan paling gila dalam sejarah. Menggunakan monyet sebagai media penelitian, Harlow sering melakukan beberapa percobaan keji untuk mengetahui apakah ikatan batin ibu dan anak dapat rusak atau tidak. Dia pernah mengunci bayi monyet yang baru lahir hingga satu tahun dalam waktu kecil. Dia merawat bayi monyet tanpa pernah menemukannya dengan ibunya.

Hasil penelitiannya cukup mengejutkan, bahwa ikatan batin antara ibu dan tahanan & # 39; tentang bayi monyet tetap, meskipun dia belum pernah bertemu sejak lahir. Secara alami, ibu dan anak yang terpisah menyadari hubungan darah di antara keduanya.

Akibatnya, berbagai penelitian yang dilakukannya berhasil membuatnya dikenal sebagai salah satu psikolog terkenal di Amerika Serikat (AS) yang karyanya dianggap sangat penting bagi perkembangan psikologi modern. Salah satu temuannya yang paling mengesankan adalah penjelasan ilmiah tentang ikatan batin antara ibu dan anak.

Jack Parsons

Parsons memiliki rekam jejak yang baik di bidang sains, terutama dalam pengembangan teknologi roket. Dia adalah ilmuwan yang sangat aktif di California Institute of Technology, dan juga salah satu pendiri Laboratorium Propulsi, yang terus secara aktif meneliti teknologi roket hingga sekarang.

Hal-hal gila yang dia lakukan, seperti menato tubuhnya dengan pola gambar aneh dan kebiasaan bereksperimen di sebuah ruangan yang diterangi oleh barisan lilin hitam, yang katanya bisa meningkatkan konsentrasi. Ia juga dikenal sebagai Thalemaist yang sangat meyakini keberadaan para dewa di banyak legenda peradaban kuno. Bahkan, dia sangat gila sehingga dia sering mengucapkan mantra diikuti dengan teriakan nama dewa Yunani kuno sebelum meluncurkan roket penelitiannya.

Pos berkenalan dengan 5 ilmuwan paling gila dalam sejarah muncul pertama kali di Smart Class.