Daftar Orang-orang yang Tidak Boleh Mendonorkan Darah

Donor darah adalah tindakan yang mulia. Tidak hanya dapat meringankan beban orang lain, donor darah juga bermanfaat untuk diri sendiri, karena dapat membantu menghilangkan kelebihan zat besi yang terkandung dalam tubuh. Meski begitu, tahukah Anda bahwa donor darah tidak dapat dilakukan oleh semua orang? Ya, ada orang yang tidak bisa menyumbangkan darah. Siapa saja?

Sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, ada baiknya kita mencari tahu lebih banyak tentang kriteria orang yang dapat mendonorkan darah. Dan itu tidak hanya sehat secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki berat badan yang cukup, tidak ada riwayat penggunaan narkoba, dan sebagainya.

Untuk detail lebih lanjut, mari kita lihat daftar orang yang tidak dapat mendonorkan darah.

Orang di bawah 50kg

Ya, sebenarnya tidak hanya sehat secara fisik dan mental saja. bahkan jika seseorang sehat, jika beratnya di bawah 50kg, maka orang itu tidak disarankan untuk menyumbangkan darah. Mengapa?

Ini karena berat badan terkait erat dengan volume darah dalam tubuh. Di mana semakin ringan beratnya, semakin sedikit volume darah yang dipegang. Nah, jika orang ini berkeras mendonorkan darah, ia berpotensi mengganggu kesehatan.

Orang dengan riwayat penggunaan narkoba

Meskipun menggunakan obat-obatan terlarang tidak termasuk penyakit tubuh, orang ini tetap tidak akan diizinkan untuk melakukan donor darah jika ia memiliki riwayat menggunakan obat-obatan ini. Padahal orang tersebut sudah melakukan rehabilitasi dan tidak pernah menggunakannya lagi.

(Baca juga: Mengintip Sejarah Madrasas di Indonesia)

Orang yang memiliki penyakit menular seksual

Beberapa penyakit menular seksual seperti sifilis dan gonore sangat berbahaya, dan dapat ditularkan melalui darah. Karena itu, orang dengan penyakit ini tidak diperbolehkan mendonorkan darah. Bahkan jika mereka sedang menjalani perawatan, mereka hanya dapat menyumbangkan darah setelah 12 bulan setelah perawatan dinyatakan selesai.

Orang yang mengalami tindik badan

Tidak hanya sekedar melakukan tindik badan, setelah melakukannya juga berpotensi membuat seseorang tidak bisa menjadi donor darah. Tetapi tentu saja, bagian tubuh tertentu yang tertusuk, termasuk lidah, hidung, pusar, dan bagian tubuh lainnya yang baru saja dipasang dalam 12 bulan sebelumnya. Sementara itu, tindik telinga masih diperbolehkan untuk disumbangkan.

Orang dengan tekanan darah tinggi

Belum tentu orang yang memiliki hipertensi atau tekanan darah tinggi. Yang pasti, jika tekanan darah seseorang lebih dari 180/100 mmHg, maka orang itu tidak dapat membuat donor darah. Bahkan jika ini masih dipaksakan, itu akan berbahaya bagi kondisi tubuhnya.

Penderita penyakit jantung

Untuk orang yang memiliki penyakit jantung seperti serangan jantung, katakanlah dalam 6 bulan terakhir, maka orang itu tidak disarankan untuk menyumbangkan darah.

Selain orang-orang di atas, mereka yang memiliki riwayat penyakit lain seperti Hepatitis dan HIV juga tidak diperbolehkan menyumbangkan darah. Sementara di tengah-tengah pandemi virus korona saat ini, orang-orang milik seseorang dengan gejala COVID-19, Orang dalam Pemantauan (ODP), Pasien dalam Pengawasan (PDP), juga pasien COVID-19 yang telah pulih, juga tidak diperbolehkan untuk donor darah. .

Posting Daftar Orang yang Tidak Dapat Mendonorkan Darah muncul pertama kali di Smart Class.