Manfaat Cokelat Bagi Kesehatan Otak

Cokelat merupakan camilan yang banyak diminati oleh segala usia di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tidak hanya dijadikan sebagai variasi makanan dan minuman, coklat juga digunakan sebagai produk kesehatan dan kecantikan. Utamanya untuk kesehatan, coklat diklaim memiliki manfaat untuk kesehatan otak. Jadi, apakah ini fakta atau hanya mitos belaka?

Ada banyak pandangan umum tentang coklat, mulai dari doktrin bahwa coklat berdampak buruk bagi kesehatan gigi, bikin gemuk dan masih banyak lagi. Padahal banyak penelitian di dunia yang mengatakan sebaliknya, bahwa coklat sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, terutama kesehatan pada otak.

Lalu, apa saja manfaat coklat untuk kesehatan dan zat apa saja yang terkandung di dalamnya sehingga memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan otak. Berikut penjelasan lengkapnya:

Tingkatkan kebahagiaan dan relaksasi

Ada banyak alasan kenapa anak-anak sejak kecil bisa makan coklat, khususnya coklat hitam dengan kandungan 70% kakao. Ini karena coklat mengandung triptofan, asam amino yang meningkatkan kadar serotonin, membuat kita merasa lebih bahagia dan rileks, melindungi otak dari kerusakan, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi serta mengurangi stres serta merangsang kecerdasan anak.

Meningkatkan aliran darah

Berbagai penelitian di dunia menyebutkan bahwa flavonoid dalam kakao terbukti dapat meningkatkan aliran darah ke otak sehingga dapat meningkatkan dan mempertajam daya ingat dan konsentrasi. Meningkatkan aliran darah ke otak tentunya akan membantu kinerja daya ingat di otak dan mencegah penurunan mental di usia tua.

Menangkal radikal bebas

Radikal bebas alias molekul oksigen tak terikat berpotensi menyerang sel otak dan berisiko merusak. Yang terjadi jika fungsi otak terganggu, padahal otak manusia membutuhkan asupan oksigen yang banyak, dan setidaknya otak menyediakan sekitar 20 persen suplai oksigen ke seluruh tubuh.

(Baca juga: Apa yang Terjadi Jika Pesawat Tidak Ada?)

cokelat solusinya? Ini karena coklat mengandung antioksidan yang sangat tinggi untuk melindungi sel otak dengan menetralkan kerusakan akibat radikal bebas dan mencegah sel otak menua lebih cepat.

Meningkatkan keterampilan belajar, fokus dan daya ingat

Kandungan flavonoid dalam coklat meningkatkan fungsi kerja bagian otak, terutama hipokampus yang bertanggung jawab untuk memori jangka panjang dan navigasi ruang angkasa. Cokelat juga mengandung kafein, yang dikenal sebagai penguat otak untuk daya ingat, suasana hati, dan fokus yang rendah. Kandungan kafeinnya lebih rendah dari kopi jadi tidak bikin susah tidur, tapi lebih tinggi dari teh hijau.

Meredakan stres

Kandungan magnesium pada coklat memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan otak, sehingga otak berfungsi dengan baik dan mampu lebih fokus, memiliki mood yang lebih baik dan kita bisa tidur lebih nyenyak dan tentunya terbebas dari stres dengan cara menekan pelepasan hormon stres. , kortisol.

Mencegah penyakit jantung

Dalam berbagai penelitian disebutkan bahwa zat dalam coklat memiliki kemampuan untuk mencegah atau menurunkan resiko serangan jantung hingga penyakit koroner.

Darah rendah

Flavonoid yang terkandung dalam coklat merupakan antioksidan, dan antioksidan sangat bermanfaat bagi otak untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Cokelat membuatnya pintar

Cokelat dapat membantu sistem kerja otak yang berfungsi untuk mengontrol seluruh organ dan mengendurkan saraf otak sehingga dapat bekerja secara maksimal dan membuat otak menjadi lebih pintar.

Sekian rangkuman yang bisa kami sampaikan, jadi doktrin coklat tidak baik untuk kesehatan, hanya mitos belaka. Namun perlu diingat bahwa konsumsi tersebut hanya wajar agar Anda bisa mendapatkan manfaat coklat untuk kesehatan otak kita.

Postingan Manfaat Cokelat untuk Kesehatan Otak muncul pertama kali di Kelas Cerdas.