Mengenal Europa, Satelit Jupiter yang Layak Huni?

Bulan merupakan satu-satunya satelit alami yang dimiliki Bumi dan keberadaannya memberikan dukungan bagi kehidupan di atasnya. Lalu apakah planet lain memiliki satelit dan mampu memberikan dukungan bagi kehidupan di planet tersebut? Benarkah ada planet yang memiliki lebih dari 1 satelit alami yang mengelilinginya? Dan apakah itu bisa mendukung kehidupan di dalamnya?

Jupiter diketahui menjadi satu-satunya planet yang memiliki empat satelit, di antaranya IO, Europa, Ganymede dan Callisto. Utamanya Europa, yang merupakan satelit terdekat kedua Jupiter, pertama kali dilihat oleh astronot Galileo pada tahun 1610. Dalam penelitiannya, diketahui bahwa satelit ini memiliki permukaan yang tertutup oleh air asin dan lapisan es yang tebal.

Keberadaan Europa bagi Jupiter berdampak pada perubahan lapisan es di dalamnya. Satelit ini diketahui mengelilingi Jupiter tidak dalam sumbu tetap, terkadang jauh atau bahkan dekat. Dengan kecepatan hingga 49.476 kilometer per jam, saat mendekati Jupiter, satelit yang permukaannya tertutup air asin dan lapisan es tebal itu akan membentuk gelombang tinggi. Gelombang tinggi ini bahkan dapat memecahkan es di dalamnya.

Kehidupan di Europa

Kandungan es dan garam di Europa masih menjadi tema penelitian para peneliti di berbagai belahan dunia terkait kehidupan di dalamnya. Hal tersebut mengacu pada komponen yang merupakan salah satu syarat kehidupan yaitu air. Dimana Europa memiliki es dan garam di dalamnya, maka dikategorikan sebagai planet yang berpotensi untuk dihuni.

(Baca juga: 5 Badai Paling Mengerikan di Tata Surya)

Namun, Europa cukup jauh dari pusat tata surya, matahari. Sehingga memiliki sedikit sinar matahari yang dapat mencairkan es yang membeku. Sebab, kondisi layaknya planet yang memiliki kehidupan adalah air. Dengan kurangnya sinar matahari yang dapat mempengaruhi es menjadi air masih menjadi perdebatan dan penelitian yang lebih intensif dari para ilmuwan di dunia.

Dalam penjelajahan Europa diketahui belum ada misi untuk melacak atau mengorbit satelit dari Bumi. Namun, sejak tahun 1970-an telah ada beberapa misi flyover di atas Europa, termasuk Pioneers 10 dan 11 serta Voyager 1 dan 2. Misi lain dilakukan dari tahun 1995 hingga 2003, di mana pesawat ruang angkasa Galileo dikirim untuk misi jangka panjang dengan kendaraan. bernama Jupiter dan hingga saat ini mampu mengirimkan berbagai informasi tentang satelit Jupiter ini kepada para ilmuwan di dunia.

Untuk mengetahui apakah Europa layak huni atau memiliki kehidupan di dalamnya masih memerlukan penelitian yang intensif oleh para ilmuwan dan utamanya melakukan penelitian dengan mengirimkan kendaraan yang mampu melacak Europa guna mendapatkan informasi yang lebih akurat. Jadi apa yang Anda pikirkan?

Pos Tahu Europa, Satelit Jupiter yang Dapat Dihuni? muncul pertama kali di Smart Class.